Kekalahan PSG atas Real Madrid: Uang Tidak Bisa Membeli Segalanya?

Kekalahan PSG

Kelalahan telak PSG atas Real Madrid rupanya tidak berhenti sampai di pertandingan. Pada pertandingan mereka terakhir, PSG telah merasakan kekuatan penuh dari Los Galacticos dengan melibas tim elite asal Perancis dengan skor telak 3-1.

Karim Benzema menjadi biang keladi kekalahan PSG. Dia tidak hanya membungkam Lionel Messi dan kawan-kawan, tetapi juga menjadi celah besar betapa pertahanan PSG rupanya sangat rapuh.

Lionel Messi yang semestinya merasakan kekalahan paling menggetarkan. Sebab, ketika ia masih menjadi Anak Emas Blaugrana, julukan Barcelona FC, sudah sekian kali ia menyaksikan kekuatan Real Madrid yang sebenarnya. Apalagi menjelang dirinya hengkang dari Barcelona, pertahanan Blaugrana terkesan payah dan permainan mereka juga membosankan. Kini Messi seolah mengalami sejarah dalam kekalahan yang mengecewakan dari Real Madrid.

Masalah bagi Presiden PSG

Kegagalan PSG menembus Champion League rupanya tidak berhenti sejak kekalahan telak akan Real Madrid. PSG sendiri yang dipunggawai nama-nama terang seperti Messi, Neymar, Mbappe, bahkan Sergio Ramos, harus menelan pil pahit yang lain.

Pasalnya, kegagalan PSG menembus Champion League membuat Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi sangat marah pada wasit saat timnya kalah dari Real Madrid di Liga Champions sehingga dia menyerbu ke ruang wasit.

Al-Khelaifi dan Leonardo langsung bergegas menuju ruang wasit setelah peluit babak terakhir berbunyi.

Mereka berdua menyampaikan keluhan terkait gol pertama Benzema, saat kiper PSG, Gianluigi Donnarumma tidak mendapatkan hadiah tendangan bebas setelah dilanggar oleh Benzema.

Dari sisi pelatih Pelatih PSG, Mauricio Pochettino, ia juga menjelaskan hal serupa dalam konferensi pers pasca-pertandingan melawan Madrid bahwa menurutnya, apa yang dilakukan Benzema adalah “pelanggaran yang jelas” dan membuat para pemain merasakan rasa ketidakadilan yang hebat.

Bahkan insiden Al Khelaifi yang melabrak ruang wasit juga mengungkapkan kata-kata yang tidak seharusnya diucapkan oleh seorang Presiden sebuah tim besar pada para wasit yang telah melakukan tugasnya. Kata-kata tersebut disinyalir berupa ancaman kepada wasit dan sempat ada yang merekamnya melalui ponsel.

Harus Berbenah!

Tetapi, terlepas dari apa pun itu, rasanya memang sebuah tim yang berisi mega bintang dengan harga yang sangat fantastis, tidak menjamin bisa bermain dengan baik dan solid. Kelalahan PSG atas Madrid adalah salah satu bukti konkrit.

Real Madrid sendiri memiliki 13 Piala Eropa. Sejarah panjang Los Galacticos tidak hanya sejarah, tetapi identitas yang dibangun di atas hal-hal yang sangat menakjubkan dan lebih dari sekadar mengabadikan diri pada tim.

Ikuti berita BK8 lainnya dan kunjungi BK8Indo dan rasakan beragam permainan seru dengan taruhan yang menarik!